Sewa Mobil di Indonesia Memang Mengesankan

Saya sudah lama bermukim di Jerman dan lebih dari 10 tahun tidak pulang ke Indonesia. Hal itu karena saya disibukan dengan berbagai kegiatan eksperiman di negeri itu. Namun, ternyata saya rindu pulang ke tempat kelahiran saya di Indonesia. Singkat cerita, saya pun pulang ke Indonesia.

Saya cukup kaget melihat Indonesia terutama di Jakarta dilanda kemacetan yang cukup parah. Tak ayal, saya pun sempat terlintas untuk menyewa jasa sewa mobil di Indonesia yang katanya cukup murah, lumayan untuk mobilitas sehari-hari selama seminggu.

Saya akhirnya menyewa jasa sewa mobil di Indonesia dengan harga murah dan relatif aman serta nyaman.

Hmmm, rasanya memang menyengangkan dapat menyewa mobil di Indonesia dengan murah. Pengalaman saya yang paling berkesan adala menyewa mobil via online yang saya lakukan karena lebih praktis dan aman.

Inilah tempat saya menyewa mobil di Indonesia, silahkan klik di sewa mobil di Indonesia.

Saat saya pergi ke Depok, saya pun juga menyewa sebuah jasa rental mobil di Depok melalui pemesanan online yang saya akses melalui gadged yang terkoneksi dengan internet.

Pengalaman Berkesan Naik Bus Surabaya-Bali

bus dengan tujuan Surabaya BaliPengalaman naik bus dari Surabaya ke Bali ini sangat berkesan bagi saya, karena ada saja kejadian-kejadian lucu dan unik sepanjang perjalanan. Pada awalnya, saya males banget naik bus dari Surabaya ke Bali yang harus ditempuh selama 6 jam lebih. Akan lebih cepat jika saya menumpang pesawat, yang hanya butuh waktu setengah jam saja.

Keinginan naik bus jurusan Surabaya Bali ini dimulai ketika saya melihat dan membaca sebuah berita tentang kecelakaan sebuah pesawat yang konon katanya pesawat itu jatuh ke laut saat akan mendarat. Meski tidak ada korban jiwa, tetap saja sangat menyeramkan jika itu terjadi.

Kemudian, saya melihat sebuah forum yang berisi mengenai PO-PO Bus yang melayani rute Surabaya-Bali, tampak menarik sekali bagi saya. Dibanding naik pesawat, sepertinya naik bus lebih menantang dan menarik, lagipula saya juga belum pernah naik bus dari Surabaya ke Bali seumur-umur.

Akhirnya diputuskan saya membeli tiket bus jurusan Bali dari Surabaya melalui sebuah portal pembelian tiket bus online. Rasanya praktis, efisien dan lebih cepat dibanding harus datang ke agen resmi atau agen tidak resminya.

Setelah membeli tiket bus Surabaya Bali di easybook, saya merealisasikan keinginan kuat untuk naik bus ke Bali. Menunggu hari H keberangkatan, rasanya deg-degan sangat! Rasanya ingin benar-benar sampai di terminal Purabaya, lalu menjejakan kaki ke dalam bus dan menikmati perjalanan pertama dalam hidup saya, pergi ke Bali naik bus menggunakan bus NPM!

Hingga akhirnya, hari H itu benar-benar datang dan saya semakin gelisah, apakah aman dan nyaman naik bus ke Bali dari Surabaya? Selama perjalanan menuju terminal hanya ada kata, lanjutkan atau pulang. Namun, saya sudah membulatkan tekad untuk naik bus Surabaya-Denpasar ini, karena ini kesempatan saya merasakan nikmatnya naik bus selama 6 jam lebih.

Tiba di terminal Purabaya, saya langsung naik ke atas bus setelah menukarkan bukti pembayaran dengan tiket di loket resmi. Dan rasanya tidak percaya, ternyata interior bus sangat mewah, persis seperti pesawat terbang. Lalu ada WC dan ruang merokok juga! Dan tak kalah penting, di dalam bus tersedia snack dan juga Wi-Fi!

interior mewah bus Surabaya BaliTampaknya, perjalanan kali ini dari Surabaya ke Bali naik bus akan sangat mengesankan dan menyenangkan!

Naik Bus Jakarta-Kudus

bus-ke-kudusPernahkah Anda mencoba pengalaman naik bus dari Jakarta ke kota-kota kecil di sepanjang Pulau Jawa? Jaman ini, naik bus malam mungkin sudah bukan pilihan utama jika seseorang ingin bepergian atau berlibur. Tapi justru itulah yang pernah saya lakukan untuk mengisi waktu liburan yang cukup panjang dengan tujuan Kota Kudu.

Perjalanan darat dalam jarak yang lumayan lama memang cukup melelahkan kalau dibandingkan dengan pengalaman selama ini. Apalagi jika naik bus yang cenderung berisi banyak penumpang dan harus terjebak kemacetan lalu lintas.

Penumpang pun nyaris tidak bisa beranjak dari bangkunya karena sudah dikondisikan untuk mengikuti jadwal bus. Sedikit berbeda jika menyusuri jalur darat dengan mobil pribadi yang masih bisa curi-curi kesempatan untuk beristirahat.

Liburan di Jalur Pantura

panturaKudus menjadi pilihan tujuan perjalanan karena saya sudah mengidamkannya sejak lama. Baru ketika sudah ada waktu yang cukup luang dan sengaja mengambil cuti, saya pun tidak ragu lagi untuk segera mewujudkannya. Nah, kenapa Kudus? Kota ini terletak di sebelah timur Semarang dan sering terlupakan ketika membicarakan peta pariwisata di garis utara Jawa Tengah.

Padahal Kudus sudah sangat terkenal karena potensi wisata dan sejarahnya yang sangat menarik. Lalu kenapa menggunakan bus yang beli di id.easybook.com? Banyak teman-teman saya yang waktu itu mempertanyakan rencana tersebut, alasannya, bukankah ada banyak pilihan jalur darat yang bisa ditempuh, misalnya menggunakan kereta api yang nanti menuju Semarang lalu baru dilanjutkan ke Kudus? Atau sekalian naik pesawat ke Semarang? Kalau alasannya ingin berhemat, bukankah bisa naik travel? Saya cuma tersenyum saja ketika mendengar semua komentar tersebut. Lagian, setiap orang punya pilihan, bukan?

Namun yang jelas ialah ketika saya sudah naik bus dari tempat penjemputan yang telah tersedia dan duduk selama sekitar 13 jam, segala kekhawatiran tentang rasa tidak nyaman itu langsung buyar. Sebenarnya, saya sempat merasa ragu apakah saya akan benar-benar bisa menikmati perjalanan selama naik bus dalam jalur yang cukup jauh itu? Ternyata semua kegelisahan itu tidak ada alasannya, dan bahkan saya bisa menikmati jalur perjalanan di sepanjang garis Pantura yang unik dan terasa lebih dekat.

Untungnya, saya memilih waktu yang cukup tepat karena bukan di saat jalur lalu lintas di sepanjang Pantura sedang padat-padatnya. Kurang lebih sebagian besar jam perjalanan bisa saya lalui dengan santai.

Wisata di Kudus

kudus-wisataNah, sesampainya di Kota Kudus, saya segera beranjak dan pikiran pertama ialah mencari tempat penginapan. Tidak perlu yang mahal-mahal, dan lagian sebelumnya saya sudah survey di internet. Jadi, tinggal perlu mendatanginya dan memesan kamar. Kalau selama ini Anda belum pernah berkunjung ke Kudus, saya sangat merekomendasikan tempat ini. Mengapa? Karena ada banyak ciri khas yang menawan dari kota kecil ini.

Mulai dari wisata kretek, bangunan-bangunan bersejarah, serta beragam pilihan wisata yang menawarkan pengalaman unik. Memasuki kota ini, Anda akan disambut oleh Gerbang Kudus Kota Kretek, sebuah ikon baru yang sedang gencar-gencarnya disosialisasikan oleh pemerintah setempat. Bangunan ini sedikit mengingatkan saya pada gedung keong di Australia (agak sok tahu sih, tapi berdasarkan gambar-gambar di Google memang mirip).

Kebetulan saya juga punya teman yang tinggal di sana, jadi waktu liburan itu sekalian saya manfaatkan untuk mengontak dia. Awalnya dia menawari untuk menginap di rumahnya, namun saya lebih memilih menyewa tempat penginapan karena alasan privasi dan ingin lebih bebas menikmati waktu liburan.

Oh iya, jika Anda tertarik dengan pengalaman saya di atas, maksudnya naik bus, silakan tentukan pilihan tipe bus sesuai selera. Harga tiketnya pun beragam, yah minimal anggaran sekitar 150 ribu Rupiah sudah bisa mencapai kota ini. Oke, selamat mencoba pengalaman baru berlibur!

Kunjungi website resmi kota Kudus di http://www.kuduskab.go.id/

Makanan Khas Indonesia Paling Enak

Berbicara makanan khas Indonesia paling enak tidak terlepas dari selera masing-masing. Ada yang suka rendang, ada yang suka sate padang, dan sebagainya. Namun, yang perlu diingat adalah pengakuan dunia mengenai makanan khas Indonesia paling enak. Nah, apa sih menurut dunia makanan khas Indonesia paling enak?

rendang-enak-banget