Naik Bus Jakarta-Kudus

bus-ke-kudusPernahkah Anda mencoba pengalaman naik bus dari Jakarta ke kota-kota kecil di sepanjang Pulau Jawa? Jaman ini, naik bus mungkin sudah bukan pilihan utama jika seseorang ingin bepergian atau berlibur. Tapi justru itulah yang pernah saya lakukan untuk mengisi waktu liburan yang cukup panjang dengan tujuan Kota Kudu.

Perjalanan darat dalam jarak yang lumayan lama memang cukup melelahkan kalau dibandingkan dengan pengalaman selama ini. Apalagi jika naik bus yang cenderung berisi banyak penumpang dan harus terjebak kemacetan lalu lintas.

Penumpang pun nyaris tidak bisa beranjak dari bangkunya karena sudah dikondisikan untuk mengikuti jadwal bus. Sedikit berbeda jika menyusuri jalur darat dengan mobil pribadi yang masih bisa curi-curi kesempatan untuk beristirahat.

Liburan di Jalur Pantura

panturaKudus menjadi pilihan tujuan perjalanan karena saya sudah mengidamkannya sejak lama. Baru ketika sudah ada waktu yang cukup luang dan sengaja mengambil cuti, saya pun tidak ragu lagi untuk segera mewujudkannya. Nah, kenapa Kudus? Kota ini terletak di sebelah timur Semarang dan sering terlupakan ketika membicarakan peta pariwisata di garis utara Jawa Tengah.

Padahal Kudus sudah sangat terkenal karena potensi wisata dan sejarahnya yang sangat menarik. Lalu kenapa menggunakan bus? Banyak teman-teman saya yang waktu itu mempertanyakan rencana tersebut, alasannya, bukankah ada banyak pilihan jalur darat yang bisa ditempuh, misalnya menggunakan kereta api yang nanti menuju Semarang lalu baru dilanjutkan ke Kudus? Atau sekalian naik pesawat ke Semarang? Kalau alasannya ingin berhemat, bukankah bisa naik travel? Saya cuma tersenyum saja ketika mendengar semua komentar tersebut. Lagian, setiap orang punya pilihan, bukan?

Namun yang jelas ialah ketika saya sudah naik bus dari tempat penjemputan yang telah tersedia dan duduk selama sekitar 13 jam, segala kekhawatiran tentang rasa tidak nyaman itu langsung buyar. Sebenarnya, saya sempat merasa ragu apakah saya akan benar-benar bisa menikmati perjalanan selama naik bus dalam jalur yang cukup jauh itu? Ternyata semua kegelisahan itu tidak ada alasannya, dan bahkan saya bisa menikmati jalur perjalanan di sepanjang garis Pantura yang unik dan terasa lebih dekat.

Untungnya, saya memilih waktu yang cukup tepat karena bukan di saat jalur lalu lintas di sepanjang Pantura sedang padat-padatnya. Kurang lebih sebagian besar jam perjalanan bisa saya lalui dengan santai.

Wisata di Kudus

kudus-wisataNah, sesampainya di Kota Kudus, saya segera beranjak dan pikiran pertama ialah mencari tempat penginapan. Tidak perlu yang mahal-mahal, dan lagian sebelumnya saya sudah survey di internet. Jadi, tinggal perlu mendatanginya dan memesan kamar. Kalau selama ini Anda belum pernah berkunjung ke Kudus, saya sangat merekomendasikan tempat ini. Mengapa? Karena ada banyak ciri khas yang menawan dari kota kecil ini.

Mulai dari wisata kretek, bangunan-bangunan bersejarah, serta beragam pilihan wisata yang menawarkan pengalaman unik. Memasuki kota ini, Anda akan disambut oleh Gerbang Kudus Kota Kretek, sebuah ikon baru yang sedang gencar-gencarnya disosialisasikan oleh pemerintah setempat. Bangunan ini sedikit mengingatkan saya pada gedung keong di Australia (agak sok tahu sih, tapi berdasarkan gambar-gambar di Google memang mirip).

Kebetulan saya juga punya teman yang tinggal di sana, jadi waktu liburan itu sekalian saya manfaatkan untuk mengontak dia. Awalnya dia menawari untuk menginap di rumahnya, namun saya lebih memilih menyewa tempat penginapan karena alasan privasi dan ingin lebih bebas menikmati waktu liburan.

Oh iya, jika Anda tertarik dengan pengalaman saya di atas, maksudnya naik bus, silakan tentukan pilihan tipe bus sesuai selera. Harga tiketnya pun beragam, yah minimal anggaran sekitar 150 ribu Rupiah sudah bisa mencapai kota ini. Oke, selamat mencoba pengalaman baru berlibur!

Kunjungi website resmi kota Kudus di http://www.kuduskab.go.id/

Makanan Khas Indonesia Paling Enak

Berbicara makanan khas Indonesia paling enak tidak terlepas dari selera masing-masing. Ada yang suka rendang, ada yang suka sate padang, dan sebagainya. Namun, yang perlu diingat adalah pengakuan dunia mengenai makanan khas Indonesia paling enak. Nah, apa sih menurut dunia makanan khas Indonesia paling enak?

rendang-enak-banget